Tampilkan postingan dengan label camilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label camilan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juni 2011

Pancake Duren Ala Na

Pancake duren saat ini lagi bisa dibilang lagi booming-boomingnya di kota Palembang. Nah, kebetulan saya lagi di Kota Pempek dan ngiler abis sama promosi Pancake Durennya Bilik Manis by @AyuLiring. Pancake duren ala @AyuLiring ini basically adalah adonan pancake yang dikasih filling daging durian dan cream. Hmm.. Yummy deh.. Tapi, karena daging duren gak bisa tahan lama di luar kulkas (kelamaan bisa jadi asem), saya kepikiran buat bikin resep pancake yang bisa sedikit lebih tahan lama.

Keinget sama resep pancake si Belang yang pernah saya bikin dulu, saya terinspirasi untuk membuat pancake duren isi fla. Hmm.. kebayang dong rasanya pas digigit, fla durennya meleleh di lidah, bikin kesengsem. Hehehe.. Yuk, ini disini saya bagiin resepnya. Kira-kira dapetnya sekitar 30 porsi.


Bahan kulit :
400 gr tepung terigu protein sedang
500 ml susu cair
50 ml air
1 sdt garam
6 sdm gula
2 butir telur
21/2 sdm mentega dilelehkan
5-6 drops essence pandan (atau sesuai selera)

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan kering, aduk rata
  2. Tuangkan susu, mentega dan telur lalu diaduk dengan whisk (kocokan balon) sampai tercampur rata.
  3. Sisihkan.

Bahan isi :
Daging buah durian dari 1 buah durian ukuran sedang
250 ml susu cair
50 ml air
1/2 sdt garam
4 sdm gula pasir
1 buah kuning telur
3 sdm custard powder yang dilarutkan dengan sedikit air

Cara membuat :
  1. Campur susu, gula, dan garam. Panaskan di atas api kecil sampai mendidih.
  2. Masukkan daging durian yang sudah dipisahkan dari bijinya
  3. Masak sampai mendidih.
  4. Masukkan custard powder yang telah dilarutkan dengan air, aduk cepat-cepat (daging durian dibiarkan berserat dan sedikit menggumpal untuk memperkuat teksur dan rasa durian asli)
  5. Bila adonan telah meletup-letup dan mengental, masukkan kuning telur.
  6. Aduk sampai merata lalu matikan api.

Finishing :
  1. Panaskan telfon, buat dadar tipis dari adonan kulit.
  2. Angkat adonan pancake yang sudah matang (tandanya adonan mengering dan pinggiran "agak" garing)
  3. Letakkan sesendok makan adonan fla durian di atas pancake.
  4. Lipat dan gulung dadar yang telah diisi fla durian.
  5. Lakukan sampai adonan habis.
  6. Simpan di dalam kulkas ata dibiarkan di suhu ruangan hingga adonan menjadi sedikit lebih padat.
  7. Sajikan pancake dengan teh/kopi hangat.

Selasa, 17 Mei 2011

Biji Salak

Pas musim hujan seperti sekarang ini, kayanya pas banget kalo bikin sesuatu yang anget dan mengenyangkan. Karena pas dingin kan, lebih cepet laper. Hidangan ini bisa jadi desert, bisa jadi camilan sore-sore, namanya Biji Salak. Tapi dia gak terbuat dari biji salak asli, melainkan dari ubi merah dan dibentuk bulet-bulet mirip biji salak, makanya dinamakan demikian.


Bahan :
250 gr ubi jepang, dikukus.
2 sdm tepung sagu
100 gr gula merah
2 lembar daun pandan
Air
Santan Kara
Garam

Cara Membuat :
So simple!
1. Rebus air dengan gula merah dan selembar daun pandan hingga mendidih.
2. Kupas ubi dan haluskan, bisa dengan cara diparut dengan parutan keju.
3. Campur dengan tepung sagu, lalu uleni sampai rata dan menyatu.
4. Bentuk bulatan-bulatan sebesar kelereng.
5. Cemplungkan bola-bola kecil ke dalam rebusan air gula merah, hingga mengapung.


6. Rebus santan dengan sedikit garam dan selembar daun pandan.
7. Sajikan biji salak dengan rebusan santan.

Tips :
  • Biji salak dapat disajikan hangat maupun dingin dengan cara disimpan di lemari es.
  • Biji salak juga bisa dinikmati sebagai tajil untuk berbuka puasa.
  • Agar lebih harum, daun pandan yang dipakai dibuat simpul dan dirobek sedikit ujungnya baru dimasukkan ke rebusan.
  • Untuk variasi rasa, rebusan gula merah bisa diberi seruas jahe yang dimemarkan (jadi semacam wedang)

Selamat mencoba :)


Sabtu, 09 April 2011

Lumpia Gogo

Oleh-oleh khas kota Medan yang kita kenal pasti kalo gak Bika Ambon ya Bolu Gulung. Kalo favorit saya : Risoles Ayam Gogo yang crispy di luar tapi lembut di dalem. Lokasi jualannya tepat di depan gerasi Bika Ambon Zulaikha. Risoles Gogo ini bisa dibeli versi yang udah digoreng atau juga versi beku (penjualnya menyebutnya risol mentah) yang bisa dijadikan buah tangan (siap goreng gitu...).

Nah, ceritanya kemaren karena kesiangan dan lupa pesen duluan, kita gak kebagian risol mentah untuk dibawa pulang. Alhasil cuman beli beberapa biji yang udah di goreng buat dimakan di perjalanan pulang. Asli, kecewa berat rasanya padahal gak setiap tahun bisa menginjakkan kaki ke Kota Durian ini. Terinspirasi dari "kekecewaan" ini saya lampiaskan dengan bikin resep Risoles, eh risoles ato Lumpia ya, you name it!

Bahan :
2 buah wortel ukuran sedang
1oo gr daging ayam cincang
1 1/2 batang daun bawang, diiris tipis
1/2 buah bawang bombay
5 siung bawang putih dirajang
1/2 sdm merica butir
1 sdt garam
1 sdt merica halus
1/2 sdm gula pasir
1 sdt kaldu ayam bubuk
3 sdm tepung terigu
Kulit lumpia/spring roll beku siap pakai.

Cara Membuat :
  1. Wortel dipotong-potong memanjang lalu direbus. Setelah matang, potong dadu dan sisihkan air rebusannya.
  2. Ulek merica butiran dan bawang putih lalu tumis dengan minyak kelapa sampai harum. (Option : bisa dicampur dengan minyak wijen)
  3. Masukkan rajangan bawang bombay, tumis sampai layu.
  4. Masukkan ayam yang sudah dicincang. Tumis sampai ayam matang.
  5. Masukkan garam,gula,kaldu bubuk dan merica halus hingga mencapai rasa yang pas.
  6. Masukkan tepung terigu aduk sampai rata.
  7. Tuangkan air rebusan wortel, aduk-aduk hingga menyatu.
  8. Masukkan potongan wortel rebus dan irisan daun bawang. Aduk sampai rata.
  9. Matikan api dan sisihkan adonan.

Finishing touch :
  1. Ambil satu lembar kulit spring roll, isi dengan satu sendok makan adonan.
  2. Lipat dan gulung.
  3. Goreng lumpia sampai kulitnya menjadi garing.
  4. Angkat dan tiriskan di atas selembar tissue.
  5. Sajikan hangat dengan saus Bangkok.


Option :
Sebelum digoreng, lumpia dapat dipanir dengan cara dicelupkan di dalam kocokan putih telur lalu digulingkan di tepung roti hingga melekat. Lalu digoreng hingga kuning keemasan.

Jadi juga deh makan Lumpia Gogo...

Senin, 04 April 2011

Si Belang

Si belang alias dadar gulung coklat ini adalah cemilan resmi team poco-poco di kantorku karena merupakan kue favorit sang instruktur. Pas digigit, coklatnya lumer di mulut. Enak banget deh. Apalagi kalo sore-sore makannya pake teh hangat.

Tapi ternyata dibalik rasanya yang enak itu, cara bikinnya gak gampang juga. Perlu banyak latihan kayanya biar "belang" nya jadi. Yah, karena ini percobaan pertama, walaupun dari segi rasa, semua bilang enak, tapi dari segi penampilan, sepertinya perlu dicoba lagi. Hmmm.. langsung ke resepnya aja, yuk..

Bahan kulit :
250 gr tepung terigu protein sedang
400 ml susu cair
1/2 sdt garam
1 sdm gula
1 butir telur
1 sdm mentega dilelehkan
2 sdm coklat bubuk

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan dan diaduk dengan whisk sampai tercampur rata.
  2. Ambil 1/5 bagian lalu beri coklat bubuk dan campur hingga merata (tidak menggumpal)
  3. Sisihkan.

Bahan isi :
1 bungkus coklat Cadbury Fruit and Nut (75 gr)
3 sdm coklat bubuk
200 ml susu cair
1/2 sdt garam
4 sdm gula pasir
1 buah kuning telur
2 sdm tepung maizena yang dilarutkan dengan sedikit air

Cara membuat :
  1. Campur susu, gula, garam dan coklat bubuk. Panaskan di atas api kecil sampai mendidih.
  2. Masukkan coklat Cadbury yang sudah dipotong kecil-kecil.
  3. Masak sampai coklat meleleh.
  4. Masukkan maizena yang telah dicampur air, aduk cepat-cepat sampai tidak menggumpal.
  5. Bila adonan telah meletup-letup dan mengental, masukkan kuning telur.
  6. Aduk sampai merata lalu matikan api.

Finishing :
  1. Panaskan telfon, buat garis-garis horizontal/ abstrak sesuai selera dengan adonan coklat (kali ini saya membuat pola yang abstrak karena belum mahir).
  2. Setelah lapisan coklat sudah mengering masukkan satu sendok sayur adonan putih, lalu ratakan sampai memenuhi linkarang teflon.
  3. Bila lapisan sudah matang menyeluruh (tidak sampai garing), angkat dan letakkan di piring/talenan dengan lapisan coklat di bagian bawah.
  4. Beri sesendok adonan isi fla coklat kurang lebih 1 sdm.
  5. Lipat dan gulung dadar yang telah diisi fla coklat.
  6. Lakukan sampai adonan habis.
  7. Simpan di dalam kulkas.

Don't judge the book by it's cover.. :)

Tips :
  1. Agar rasanya lebih segar dan sensani "krenyes-krenyes", adonan fla coklat dapat dicampur potongan buah strawberry.
  2. "Si belang" lebih enak dinikmati dalam keadaan dingin

Rabu, 30 Maret 2011

Martabak Terang Bulan

Malem-malem, ujan, dingin, laper, makan yang anget-anget empuk, emang paling enak deh. Gimana kalo kita bikin martabak terang bulan? Kalo di kampungku nyebutnya "Martabak Bangka". Apapun namanya, ini dia resepnya..

Bahan :
350 ml santan (kelapa parut direndam dengan air hangat, baru diperas)
1 sdt ragi instan / fermippan
150 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
2 butir telur ayam
1 sdt soda kue
Mentega blue band untuk mengoles

Cara Membuat :
  1. Campur ragi instan dengan santan hangat. Sisihkan.
  2. Campur gula, soda kue dan terigu di dalam baskom. Setelah tercampur rata, buat lubang di tengah baskom lalu masukkan telur.
  3. Aduk adonan dengan menggunakan whisk (kocokan manual) sambil tuangkan santan yang tadi dicampur dengan ragi, sedikit-demi sedikit.
  4. Setelah adonan rata dan halus, diamkan 20 - 30 menit hingga mengembang.
  5. Panaskan teflon dengan api kecil, olesi dengan sedikit Blue Band.
  6. Masukkan 3/4 gelas adonan yang sudah mengembang tadi.
  7. Putar-putar teflon hingga membentuk lapisan tipis dan garing di pinggiran teflon.
  8. Bila permukaan martabak sudah matang merata, sedikit berongga dan lapisan luarnya garing, letakkan martabak ke atas talenan / piring.
  9. Beri topping sesuai selera (Kali ini Na pake topping ala martabak bangka : kacang sangrai yang dihaluskan , gula, coklat. meises dan susu kental manis)


Potong dua martabaknya lalu ditumpuk, baru dipotong-potong lagi menjadi potongan kecil. Udah deh, tinggal disajikan martabaknya. Paling enak pake teh hangat ya :)

Mungkin kepikiran kok ya repot amat bikin martabak sendiri, kan lebih gampang beli aja. Ini kakakku sendiri yang bilang. Pertimbangan Na sih sederhana aja, selain bebas debu jalanan, dengan bikin martabak sendiri kita bisa kontrol pemakaian gula dan menteganya. Yang jelas lebih sehat kan..? Asyeeeekk..

Senin, 28 Maret 2011

Risoles Macaroni


Masih cerita soal pasta-pastaan. Hari ini kita bikin Risoles Macaroni. Tadi pagi nyoba cicipin ke anak-anak di kantor. Alhamdulillah, pada suka. Langsung ke resep yuk !

Bahan :
200 gr macaroni La Fonte
1 sdt garam
1 sdm minyak
1 1/2 liter air
1 buah bawang bombay
2 siung bawang putih
4 sdm terigu
5 lembar smoked beef, goreng dengan sedikit mentega, potong persegi.
3 butir telur rebus, kupas potong masing-masing 8 bagian
2 buah wortel, rebus lalu potong dadu
75 gr keju Quickmelt, diparut.
200 ml susu cair
1/2 sdm merica
1/2 sdm oregano kering
tepung roti dan telur untuk memanir

Bahan kulit :
1 butir telur
200 gr terigu
1/2 sdm garam
susu bubuk/susu cair secukupnya (hanya untuk memberi rasa gurih)
2 sdm minyak sayur
air

Cara Membuat :
  1. Untuk kulit : campur semua bahan, aduk menggunakan whisk. Buat dadar dengan sedikit mentega.
  2. Tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang bombay. Tumis sampai layu.
  3. Masukkan tepung terigu lalu tumis sampai tercampur dan tidak lengket.
  4. Tuangkan susu sambil terus diaduk sampai kalis dan meletup-letup.
  5. Masukkan garam dan merica serta oregano aduk sampai bumbu merata.
  6. Masukkan smooked beef dan wortel, aduk sampai tercampur rata.
  7. Siapkan dadar yang tadi dibuat, beri 1 sdm tumisan, lalu tambahkan potongan telur dan parutan keju.
  8. Lipat dan gulung adonan lalu celupkan ke putih telur yang telah dikocok lepas.
  9. Gulingkan risoles ke tepung roti.
  10. Goreng risoles hingga berwarna keemasan.
  11. Sajikan dengan saos sambal botolan.